"The Best Solution to Your Carrier"

Thursday, May 14, 2020

(TVRI) MATERI, SOAL DAN PEMBAHASAN KELAS 7-9 SMP/MTs/SEDERAJAT: PESONA DI BALIK ECENG GONDOK Jum'at, 15 Mei 2020)

Konten [Tampil]
PROGRAM BELAJAR DARI RUMAH KEMDIKBUD RI
JUM’AT, 15 MEI 2020
Kelas:
Kelas 7-9 dan sederajat

Tema:
Pesona di Balik Eceng Gondok

Waktu:
09:30 - 10:00 

Live:
TVRI

Kompetensi Numerasi:
(1) Mengenali informasi yang akurat dan berdasar fakta;
(2) Menuliskan pengamatan dan pengalamannya secara koheren dan padu menggunakan rujukan secara etis dan metodologi sederhana

Tayangan 1: Pesona di balik Eceng Gondok Part 1
Pertanyaan:
Upah adalah komponen yang paling mendasar dari produktivitas kerja. Jika upah pekerja diabaikan oleh pengusaha sebagai pelaku industri, apa dampak yang paling fatal dari hasil kerja?
Jawaban:
Jawaban : Dampak yang paling fatal dari hasil kerja jika upah pekerja diabaikan oleh pengusaha sebagai pelaku industri yaitu :
1. Para Pekerja akan berhenti dari pekerjaannya karena tidak mendapatkan upah
2. Hasil kerja akan menjadi buruk karena para pekerja tidak memiliki motivasi untuk bekerja karena mereka akan memikirkan upah yang mereka dapatkan
3. Barang ataupun jasa yang dihasilkan dari pekerjaan tersebut tidak akan sesuai dengan apa yang diinginkan.

Tayangan 2: Pesona di balik Eceng Gondok Part 2
Pertanyaan:
Tuliskan tahap awal eceng gondok untuk dapat menjadi bahan baku kerajinan!
Jawaban:
Tahap pertama, carilah tanaman eceng gondok untuk bahan baku kerajinan, kemudian di keringkan agar bisa digunakan
Proses pengeringan eceng gondok ini akan memakan waktu sekitar 10 hari pada musim kemarau.
Setelah eceng gondok kering, barulah bisa digunakan untuk bahan baku kerajinan

Tayangan 3: Pesona di balik Eceng Gondok Part 3
Pertanyaan:
Jika kamu ingin berkreasi dengan eceng gondok, apa yang akan kamu kreasikan menjadi kerajinan yang memiliki nilai jual yang tinggi, dan mengapa kamu memilihnya?
Jawaban:
Dengan menggunakan bahan eceng gondok, kita bisa berkreasi membuat Tikar sebagai alas duduk, bisa juga dibuat kreasi Sandal atau sepatu untuk alas kaki, Bahan eceng gondok juga bisa dijadikan Tas anyaman untuk membawa barang, membuat tempat tissue, topi serta perabot rumah tangga
Alasan saya memilihnya adalah bahan-bahan ini merupakan bahan yang memiliki permintaan yang tinggi dipasaran dan semua orang juga membutuhkan bahan-bahan peralatan rumah tangga tersebut, sehingga memiliki nilai jual yang tinggi.


Kerajinan Eceng Gondok

Eceng Gondok adalah jenis tumbuhan yang hidup mengapung di air. Eceng Gondok Bernama latin Eichhornia Crassipes, tanaman Eceng Gondok ini hidup di rawa-rawa atau sungai di berbagai belahan Indonesia. Bahkan, eceng gondok memiliki beberapa nama khusus, misalnya di Lampung dinamakan Ringgak, di Dayak dinamakan Ilung-ilung, di Manado dinamakan Tumpe, dan di Palembang dinamakan Kelipuk.
Tanaman eceng gondok dapat tumbuh sangat cepat, tidak membutuhkan waktu lama untuk menyebar dan menutupi seluruh permukaan sungai atau rawa. Dalam waktu 7 bulan saja, 10 tumbuhan eceng gondok dapat berubah menjadi 700.000 tumbuhan. Inilah mengapa kemudian eceng gondok dikelompokkan sebagai gulma, dan masuk dalam kategori perusak lingkungan perairan.

Langkah pembuatan kerajinan tangan dengan bahan eceng gondok

  • Pengumpulan eceng gondok
  • Pemisahan pangkal tangkai
  • Pengeringan pangkal tangkai
  • Penguliran
Pembentukan/penganyaman jadi karya seni (Tas, hiasan dinding, dompet, kursi dll)

*Catatan: Jawaban sebagai referensi orangtua dalam mengoreksi jawaban siswa
#kemdikbudRI #TVRI #belajardirumah #SMP #MTs

0 comments:

Post a Comment